Kisah tentang dua anak manusia
Yang terhunjam sebatang panah asmara
Kemudian mendapat hidayah Rabb-Nya
Keduanya kini harus memilih
Antara sahabat dan Rabb-Nya terkasih
Sahabat lama-pun kini ditinggalkan
Cinta suci hanyalah milik Tuhan"
Ini adalah sepenggal lagu dari terjemahan "Aduh Segere" yang saya hafalkan ketika masih duduk di bangku SD dulu. Mungkin ada yang berfikir, wah lagunya kok ber-genre cinta sudah diajarkan ke anak SD ya? okelah kita tidak akan membahas itu dan saya belum mengerti mengapa guru kesenian saya mengajarkan lagu itu. Tapi mari kita lihat dari sisi maknanya.
Banyak kita temui realita ditengah lingkungan, khususnya ditengah lingkungan aktivis atau bahkan akademisi kampus yang awalnya hanya sekedar teman, sahabat baik kemudian timbullah benih-benih asmara diantara keduanya. Tidak dapat dipungkiri, intensitas komunikasi, pertemuan dan kerja lapangan serta bakti sosial berperan kuat untuk melahirkan benih-benih ini. Lalu, apakah hubungan dan perasaan ini dilegalkan begitu saja?
Jawabannya adalah bisa IYA bisa juga TIDAK. Hubungan dan perasaan ini menjadi legal jika anda siap mempertanggung-jawabkannya di hadapan Allah dalam ikatan pernikahan. Dan sebaliknya, hubungan ini akan menjadi ilegal jika anda tidak ingin berkomitmen serta bertanggung jawab dan hanya ingin bermain- main dengan dosa saja. Ya pilihannya hanya sesimple itu, mau legal harus bertanggung jawab. Jika masih belum mampu, menahan serta menjaga diri itu lebih utama.
Salam sukses!
