Rss Feed
  1. Legal dan Ilegal Relationship

    Jumat, 07 November 2014


    "Duhai kawan aku punya cerita
     Kisah tentang dua anak manusia
     Yang terhunjam sebatang panah asmara
     Kemudian mendapat hidayah Rabb-Nya
     Keduanya kini harus memilih
     Antara sahabat dan Rabb-Nya terkasih
     Sahabat lama-pun kini ditinggalkan
     Cinta suci hanyalah milik Tuhan"


     Ini adalah sepenggal lagu dari terjemahan "Aduh Segere" yang saya hafalkan ketika masih duduk di bangku  SD dulu. Mungkin ada yang berfikir, wah lagunya kok ber-genre cinta sudah diajarkan ke anak SD ya?  okelah kita tidak akan membahas itu dan saya belum mengerti mengapa guru kesenian saya mengajarkan  lagu itu. Tapi mari kita lihat dari sisi maknanya. 

     Banyak kita temui realita ditengah lingkungan, khususnya ditengah lingkungan aktivis atau bahkan akademisi  kampus yang awalnya  hanya sekedar teman, sahabat baik kemudian timbullah benih-benih asmara diantara  keduanya. Tidak dapat  dipungkiri, intensitas komunikasi, pertemuan dan kerja lapangan serta bakti sosial  berperan kuat untuk  melahirkan benih-benih ini. Lalu, apakah hubungan dan perasaan ini dilegalkan begitu  saja?

     Jawabannya adalah bisa IYA bisa juga TIDAK. Hubungan dan perasaan ini menjadi legal jika anda siap  mempertanggung-jawabkannya di hadapan Allah dalam ikatan pernikahan. Dan sebaliknya, hubungan ini  akan menjadi ilegal jika anda tidak ingin berkomitmen serta bertanggung jawab dan hanya ingin bermain-  main dengan dosa saja. Ya pilihannya hanya sesimple itu, mau legal harus bertanggung jawab. Jika masih  belum mampu, menahan serta menjaga diri itu lebih utama.

     Salam sukses!